Benang-Benang Ukhuwah


“Dalam dekapan ukhuwah, kita mengambil cinta dari langit. Lalu menebarkannya di bumi. Sungguh di surga, menara-menara cahaya menjulang untuk hati yang saling mencinta. Mari membangun dari sini, dalam dekapan ukhuwah” Salim A. Fillah

Ukhuwah ? Ikatan? apa itu sobat?

Saya sekilas ingin bercerita tentang indahnya ikatan persaudaraan dalam persahabatan. Malam kemarin saya dan rekan-rekan se AAI (Asistensi Agama Islam) di Kampus mengadakan perpisahan untuk pembimbing kita, ya beliau sudah membimbing kita selama satu tahun semenjak kita menginjakan kaki dikampus tarbiyyah ini. Banyak hal kegiatan kita selama setahun yang membuat saya dan rekan-rekan se AAI dan dengan beliau menjadi lebih akrab dan semakin kenal. Saya ingat pertama kali kami ber ta’arauf saat di Masjid Kampus tarbiyyah ini, kita saling menceritakan kepribadian kita ya sejenis CV kita lah sobat.

Mungkin banyak yang bertanya di AAI hanya ngaji saja, baca qur’a dan sebagainya? salah sobat.. ya memamng tujuan AAI seperti itu, tapi kelompok AAI kita berbeda, :p. Kami sering rihlah bareng-bareng ke Jogja, berenang bareng di Boyolali, Mabit (Malam bina iman dan taqwa) di Masjid, makan bareng sambil AAI dan lain-lain yang tak bisa saya tuliskan satu persatu.

Kenapa kita harus mengadakan perpisahan dengan beliau? Ya sebenarnya ini hanya simbolis saja, perpisahan ini bukan berarti satu langkah untuk berhenti dalam kebaikan. Simbolis sekalian ucapan selamat saja pada beliau yang kini sudah di wisuda (semoga saya cepat menyusul di wisuda aamiin) 🙂

Sebab Rasulullah Shalallahu A’laihi Wassalam mengajarkan supaya kita memiliki sikap peduli terhadap saudara kita. Sering kita temui, orang yang acuh tak acuh melihat kekurangan dan pendiritaan yang menimpa orang lain, bahkan terhadap saudara sendiri. Padahal dia orang yang berkecukupan. Cara ini bukan amalan Allah Subhana Wa Ta’ala yang memandang kekayaan seseorang bukan dari jumlah hartanya dan bukan karena kedudukan jabatannya yang tinggi.

Tetapi orang yang kaya empati, kaya budi pekerti, kaya peduli itulah orang yang kaya di mata Allah Subhana Wa Ta’ala. Prinsip dasarnya jka kita ingin menjadi orang yang diperhatikan, maka perhatikanlah orang lain. Jika kita ingin Allah memberi pertolongan, berbuat baiklah pada sesama.

 

Semoga hubungan-hubungan ini akan menjadi benang ukhuwah diantara kita dengan jarak yang seadil-adilnya.

Iklan
By Ganjar Journals

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s