Gelarku Sarjanaku


Happy people is not a great man in every way, but one that can find simple things in life and give thanks diligent” (Anonim)

Saya sangat bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan saya di Dept. Kimia, Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam waktu kurang dari 4 tahun dengan predikat caumlaude. Menjadi wisudawan terbaik di periode wisuda bulan September 2015 memberikan kesempatan saya untuk menjadi wakil wisudawan dalam berpidato di depan para wisudawan/wati, wakil wisudawan/wati dan tentu para jajaran universitas. Semua ini berkat Allah Subhana wa ta’ala yang Maha berkehendak dan do’a kedua orang tua saya

Sarjana Sains yang resmi bersandang di belakang nama saya menjadi sebuah tanggung jawab menurut saya. Memang banyak sekali orang berbahagia ketika mereka  wisuda begitu pula dengan saya pribadi. Tetapi dalam hati kecil saya, masih banyak tugas dipundak ini selepas saya menyandang gelar ini. Apalagi di kampung halaman saya, orang yang mendapat gelar sarjana hanya bisa dinikmati oleh kalangan orang-orang tertentu. Hal yang sangat memprihatinkan memang, ketika pendidikan di zaman sekarang sangat sulit bisa dinikmati banyak kalangan masyarakat. Karena menurut saya dalam era persaingan global saat ini, ukuran sumber kemakmuran suatu bangsa sudah tidak ditentukan oleh sumber daya alam yang melimpah, tetapi oleh keunggulan kompetitif (competitive advantage), yakni kecerdasan, visi dan mimpi-mimpi besar, semangat pantang penyerah, dan rasa percaya pada kekuatan sendiri/kekuatan dalam negeri.

Saya memang tipe orang dengan mimpi-mimpi besar. Bukan hanya bermimpi tetapi selalu berusaha membuat mimpi itu nyata. Sedikit berbagi, di awal pertama masuk kuliah saya sudah membuat rancangan apa saja yang harus saya lakukan semasa kuliah seperti aktif mengikuti lomba, aktif berorganisasi, aktif kegiatan sosial, menjadi mahasiswa berprestasi, lulus dengan predikat caumlaude, bisa ke luar negeri dan tentu masih banyak lainnya. Dan Alhamdulillah Allah memberikan itu semua kepada saya. Saya sangat bersyukur banyak belajar dari semua kegiatan saya.

Jujur saya sampai sekarang memiliki ketertarikan di dunia pendidikan dan penelitian. Memiliki ketertarikan di dunia pendidikan, sosial dan penelitian dalam diri saya tidak lahir begitu saja. Banyak proses yang saya jalani hingga  memilih untuk tertarik dibidang-bidang tersebut. Berbagai pengalaman kompetisi, riset hibah DIKTI dan best student exchange ke beberapa negara di Asia merupakan bagian proses itu.

Mengikuti berbagai macam kompetisi merupakan pengalaman berharga bagi saya. Bertemu dengan orang-orang yang memiliki semangat untuk berprestasi dengan segala idenya, dan hal yang paling menyenangkan adalah saya bisa berkeliling di tanah air ini. Banyak kompetisi yang sering saya ikuti dan tak mudah begitu saja bagi saya untuk pulang membawa sebuah trophy. Bisa jadi kata “finalis” sudah melekat dalam diri saya di setiap kompetisi bahkan “gagal” sudah biasa bagi saya.

Memang dahulu orang tua saya mendidik saya untuk belajar dengan giat, lulus dengan pujian terbaik dan mendapat pekerjaan di sebuah perusahaan terkenal. Memang hidup aman yang di idam-idamkan setiap orang. Tetapi saya saya sadar bahwa tugas dan tanggung jawab saya setelah saya lulus kuliah adalah bukan hanya mengsejahterakan diri sendiri dan keluarga tetapi masyarakat juga, minimal masyarakat yang ada di lingkungan sekitar saya. Hal ini yang mendorong hingga saya mencoba untuk berbagi dengan masyarakat di sekitar saya mengenal dunia sains. Dan menurut saya ada rasa bahagia tersendiri ketika saya bisa bermanfaat untuk orang lain.

Rumah Sains  merupakan rasa bersyukur saya akan ilmu dan rezeki yang selama ini saya peroleh. Mengenalkan masyarakat mengenai dunia sains memang tidak mudah apalagi kegiatan tersebut tidak mendapatkan feed back (keuntungan) bagi mereka. Tetapi saya selalu optimis dan meyakinkan mereka bahwa ini modal utama mereka untuk bisa bersaing dengan orang-orang yang ada di luar sana. Berbagai kompetisi dan riset ilmiah ini memberikan saya motivasi untuk terus berkarya. Bisa jadi, ada jutaan orang di luar sana yang sedang menunggu karya saya. Saya sangat bersyukur hingga saat ini telah mengikuti kompetisi tersebut dan membuka pikiran saya sedikit demi sedikit dan memandang bahwa sukses itu objekitf dan arti sebuah sukses tidak hanya dinilai dari meteri saja.

Terima kasih juga Abi dan Ummi yang sudah menyekolahkan saya hingga jenjang ini. Saya sangat berharap gelar sarjana dan ilmu ini bisa memberikan manfaat untuk banyak orang dan masyarakat aamiin. IMG_0628

Iklan
By Al-Kaimiyah Project

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s